garam : Melayani tanpa mengharapkan upah

Posted On Agustus 3, 2016

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Nehemia 5:19


 Ya Allahku, demi kesejahteraanku, ingatlah segala yang kubuat untuk bangsa ini. 

Haleluya, adik adik yang dikasihi Tuhan, kemarin kita belajar tentang garam. Garam yang asin  digambarkan sebagai anak anak Tuhan Yesus yang memiliki damai sejahtera dalam dirinya dan memiliki dampak untuk orang orang disekitarnya.

Hari ini kita belajar tentang bagaimana kita menjadi damai sejahtera bagi lingkungan kita. Kita belajar dari nabi Nehemia. Nehemia dipakai Tuhan Yesus dengan luar biasa. Kita tahu bahwa nehemia adalah juru minum raja.

Bagian terkecil yang dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang.  Tetapi dia taat, dia mengerjakan apa yang dia bisa lakukan. Dia hanya berdoa sungguh sungguh kepada Tuhan dan Tuhan menjawab doanya. Haleluya…

 Dia tidak berpikir bahwa dia akan menjadi bupati dan memimpin suatu daerah. Tetapi Tuhan memberikan hal tersebut kepada Nehemia.

Dalam ayat yang ke 14 – 19 di ceritakan bagaimana dia selalu meminta hikmat dari Tuhan untuk memimpin  bangsanya. Sehingga Dia bisa menjadi berkat bagi orang lain dan bangsanya.

Walaupun banyak hal yang harus dia korbankan salah satunya tidak mengunakan haknya sebagai bupati untuk mendapatkan kenyamanan diri sendiri.  Agar rakyatnya tidak merasakan beban yang berat.

Nehemia menjadi contoh garam yang menjadi berkat bagi bangsa Israel. Dia ralut di dalam penderitaan yang dialami oleh orang Israel . Ia pun bekerja untuk Tuhan dengan sepenuh hati tanpa mencari untung ( tersembunyi – sifat garam). Agar damai sejahtera  yang Tuhan berikan dapat dirasakan  ada di dalam dia dan di dalam bangsanya.

Bagaimana dengan kita ? Apakah kita mau seperti Nehemia ?? Memberikan yang terbaik untuk Tuhan tanpa embel embel apapun.


Roh Kudus yang mampukan kita untuk melakukan itu semua . Sehingga damai sejahtera dari Allah terus ada di dalam kita dan dirasakan oleh orang yang ada disekitar kita . Haleluya. 

from Blogger http://bit.ly/2b0SGiA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s