*TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM

Posted On Januari 11, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Pengkhotbah 3:4
“Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia.”

Awal tahun, artinya  ‘musim’  kehidupan yang baru sedang dan akan kita jalani.  Tahun 2016 telah kita lewati dengan aneka nuansa:  keberhasilan, kegagalan, sukacita, dukacita, tawa dan tangis.  Tanpa penyertaan Tuhan kita takkan mampu melewati hari-hari sepanjang tahun 2016.  Karena itu bersyukurlah kepada Tuhan, karena Dialah kita dapat menanggung segala perkara.

Di segala keadaan kita,  Tuhan tidak pernah berubah, Dia selalu ada untuk kita.  Ingatlah selalu bahwa ada hukum yang berlaku di bawah kolong langit yaitu hukum tabur-tuai.  Ada musim untuk menabur dan ada musim untuk menuai.

“Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.”  (Galatia 6:8).  Sebelum menanam benih petani harus terlebih dahulu mencangkul tanahnya, mengairi, dan juga menyingkirkan segala sesuatu yang dapat menghambat benih itu bertumbuh, seperti batu-batu atau gulma, barulah ia menabur benih.

Saat menabur benih petani harus kehilangan sesuatu karena harus merelakan benih itu ditanam;  jika benih tetap berada di tangan dan tidak ditabur, benih itu akan tetap sama jumlahnya.  “Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.”  (Yoh 12:24).

*Untuk menuai petani harus menunggu dalam waktu yang tidak singkat:  butuh kesabaran, kesetiaan dan ketekunan.  Ada tertulis:  “Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik,”  (1 Pet 3:10-11).  Kalau kita mampu melewati proses ini kita pasti akan menuai, sebab  “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya,”  (Pengk 3:11).

“Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.”  (Maz 126:5)

RS

from Blogger http://bit.ly/2j2Z8fi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s