Bersandar dan ikut Rencana Tuhan, jangan jalan sendiri

Posted On Februari 5, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Mazmur 37:7
Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.

Haleluya, adik adik yang di kasihi Tuhan Yesus Kristus. Hari ini kita kembali belajar kembali kebenaran Firman Tuhan.

Perhatikan bagian A  pada ayat diatas. Apa yang dikatakan ?? Berdiam diri di hadapan Tuhan dan nantikan Tuhan.  Dalam NKJV dikatakan “Rest in the Lord, and wait patiently for Him” jika di terjemahkan “rest in the Lord ” dengan jelas kita harus  bersandarlah sepenuhnya  kepada Tuhan.

Tuhan ingin kita belajar satu hal yaitu andalkan Tuhan dan lihat apa yang Tuhan kerjakan dalam hidupmu. Jangan gunakan pikiranmu sendiri dan kekuatanmu sendiri.

Kita telah belajar banyak dari Firman Tuhan. Bagaimana Tuhan Yesus turut serta mengambil bagian dalam sebuah perang dan Tuhan menunjukan kuasanya kepada setiap orang yang mengandalkan Tuhan dan menantikan apa yang Tuhan ingin kerjakan.

Bahkan kita dapat melihat dalam hakim hakim 7 :1-25 disana dijelaskan bagaimana Gideon mengandalkan Tuhan / bersandar kepada Tuhan.

Kita belajar bahwa bersandar berarti mau mengikuti kehendak Tuhan dan melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan bukan cuek atas segala yang Tuhan perintahkan.

Tetapi makin mengenal dan makin mau  mengikuti rencana  Tuhan  Yesus serta selalu  menjalankan sesuai dengan apa yang Tuhan perintahkan. Itu tidak mudah, kita perlu pertolongan Roh Kudus yang memampukan kita dan menolong kita. Sehingga hal ini  mendatangkan puji hormat memuliakan bagi nama Tuhan Yesus Kristus.

Kita lanjut ke bagian B dikatakan jangan marah kepada orang yang berhasil karena melakukan tipu daya.

Coba baca kejadian 13: 1- 18 di ceritakan bagaimana Abraham mendapatkan tanah yang kurang baik, sedangkan Lot mendapatkan yang baik… Tetapi jika kita belajar lebih jauh lagi.. apa yang Tuhan berikan kepada Abraham adalah tanah yang terbaik, sedangkan lot harus menerima apa yang menjadi atas pilihannya

Disini kita belajar bahwa Tuhan tahu yang terbaik untuk kita, jangan suka mendahulukan Tuhan.  Selalu bersandar dan ikut Tuhan selalu, maka seperti Gideon dan Abaraham yang mendapatkan apa yang terbaik Tuhan kerjakan dalam hidup mereka.  Haleluya.

from Blogger http://bit.ly/2jNbvxE

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s