Iman yang kuat

Posted On Mei 14, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Mazmur 73:13-14
β€πŸ™πŸΌπŸ˜‡πŸƒπŸŒΎ

Sia-sia sama sekali aku mempertahankan hati yang bersih dan membasuh tanganku tanda tak bersalah, namun sepanjang hari aku kena tulah dan kena hukum setiap pagi

Ketika Ayub sedang mengalami penderitaan yanv amat sangat berat, Allah justru memberonding Ayub dengan daftar pertanyaan, bukan jawaban, “Bersiaplah engkau sebagai laki-laki! Aku akan menanyai engkau, suoaya engkau memberitahu Aku”

Mengapa Allah seolah-olah tidak mempedulikan luka batin Ayub? Dalam khotbah, “Bukan sebabnya, tapi responnya”, yang Allah inginkan adalah kepasrahan diri yang penuh, utuh dan menyeluruh kepada apa pun yang diperbuat Allah
Selama manusia nyaris tidak tahu apa-apa tentang bekerjanya alam semesta, termasuk hal-hal yang kelihatannya remeh dan biasa (matahari terbit dan tenggelam, angin topan dan hujan, binatang-binatang yang diciptakan Tuhan), janganlah ia berlagak bisa menjadi penentu apa yanv benar dan salah di alam ini, terlebih lagi, bila Tuhan pun mau ia adili

Tuhan mau kita bersikap sebagai laki-laki, jangan cengeng, jangan putus asa, tetap berharap dan bersandar kepada Dia, seperti Asaf yang akhirnya menyadari bahwa kesudahan orang-orang jahat adalah kebinasaan

Asaf berkata, “Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku, tetaplah Allah selama-lamanya”

Tuhan Yesus memberkati❀

from Blogger http://bit.ly/2pJHn5a

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s