@GPdI_Petra_Gading_Serpong : Baptisan Air

Baptisan adalah merupakan  langkah  selanjutnya dari pelajaran dasar tentang Ke-Kristen-an (Ibrani 6: 1-2). ini bukan merupakan  hanya sekadar upacara yang tidak memiliki arti. Tetapi langkah awal untuk memiliki pengalaman yang sungguh dalam kehidupan orang orang percaya. ( Kis 2:38-41).

Baptis berawal  dari “Baptizo” yang memiliki arti “ditenggelamkan”. Pada abad 5, muncul ada baptisan secara dipercik. Tetapi Roh Kudus menghidupkan Firman Tuhan yang kita pelajari dan kita pegang teguh maka Baptisan yang kita lakukan dan kita pegang adalah ditenggelamkan.

Siapa yang harus dibaptis :

  • Mereka adalah orang orang yang bertobat dari dosa – dosanya. 
  • Mereka yang menyerahkan diri kepada Tuhan untuk menjadi Murid Tuhan.    

Kapan Harus dibaptis :

 ” Sekarang” = Segera sesudah seseorang bertobat dari dosa dosanya dan menerima  Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat ( Mat 28: 19, Markus 16 : 15-16, Kisah Para Rasul  8: 36- 37)

Akibat dari Babtisan air yaitu :

  • Dosa- dosa kita diampuni ( Kis 2:38, 1 Yoh 1: 5)
  • Diselamatkan ( Markus 16: 16) 
  • Mendapat Sukacita ( Kis 8: 38-39, 16: 33-34)
  • Menjadi kepunyaan Tuhan Yesus Kristus ( Menjadi bagian dalam Keluarga Allah)



Mari bergabung bersama kami (dalam Komsel dan Ibadah di Summarecon Serpong ), 
untuk menemukan harta kekayaan kebenaran Allah 
yang sedang menunggu untuk ditemukan.   
Ibadah Umum GPdI Petra 

oleh Pdt. Gomgom Parasian Sitorus, S.E.,M.Th.

(081310767070, 085780207070, 087878887070 )
Anda punya pertanyaan ? Anda dapat menghubungi nomor tersebut  

bisa mengambil form nya disini tinggal di print saja


Dokumentasi Baptisan Air:

Merencanakan Masa Depan yang Terjamin @SabtuSukacita_S2

Manusia selalu berpikir bagaimana dengan masa depan mereka
Apa yang akan mereka dapatkan, apa yang mereka raih, apa yang akan mereka kerja, dan masih banyak lagi.?
 Kita selalu ingin agar hidupnya terjamin di hari tuabahkan mereka bisa bersenang senang  di hari tua mereka. Maka mulai masa anak anak sampai remaja terus memikirkan apa yang akan mereka lakukan  selanjutnya. Termasuk anda dan saya , Benar atau tidak ?
Tetapi tahu kah kita bahwa apa yang kita kerjakan pekerjaan fana di dunia itu sia-sia? Perhatikan beberapa orang kaya dan bekerja keras dalam hidupnya. Seperti contoh pencipta apel yang tergigit, mereka mengetahui  dan melihat bahwa pencipta apel tergigit merupakan orang yang sukses dalam  pekerjaannya, dalam setiap usahanya, dan sebagainya  sampai akhir dari perjalanan hidupnya. Coba perhatikan orang yang lain lagi, hebat lainnya. Mereka semua  bekerja keras siang dan malam untuk merencanakan kehidupan di masa tua bahkan di masa depan mereka.

Tetapi bagaimanakah sikap anda ketika hasil yang anda dapat, impian yang direncanankan, kenyaman yang diharapkan semuanya hilang dari hadapan anda, ketika anda harus kembali kepada yang Maha Kuasa. Apa yang terjadi ??? semuanya adalah sia sia…. tak ada gunanya…. dan tak berarti .
Seperti dalam Pengkhotbah 1- 6 , bahwa apa yang ada di dalam dunia ini adalah sebuah kesia-siaan, tak berguna. Dan bukan berarti kita akan berkata “ya sudah mendingan santai”, tetapi Amsal 6:6 berkata “Hai pemalas, pergilah kepada semut perhatikan lakunya dan jadilah bijak”. Apakah ini berarti seperti buah simala kama?  apa yang kita lakukan serba salah….?
Sekali kali TIDAK, Manusia hidup di bumi mempunyai sebuah maksud dan tujuantertentu. Allah ingin Manusia mengumpulkan harta karun yang paling berharga yang di simpan di tempat yang aman, tidak rusak  dan  tidak pernah dicuri (Matius 6 : 19-20) . Apakah anda mau Harta itu ?
·        Yang pertama, Terima hadiah yang paling besar yang telah diberikan kepadamu yaitu Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat mu yang hidup  – Yohanes  3: 16
·         Yang kedua ,  cari dan selidikilah hadiah ( kerajaan Allah dan kebenaranya) tersebut  dengan fasilitas yang telah disediakan –  Matius  6: 33
·         Yang ketiga, buka dan gunakan hadiah yang diberikan ( mengerti akan hidup benar dan lakukan kehendak Tuhan ) – Roma  12:11 , Yakobus 1:22
·         Yang keempat, Jaga dan gunakan hadiah tersebut dengan Seorang penolong yang diberikan ( Roh Kudus sebagai penolong kita yang memampukan kita melaksanakan Firman Tuhan) – yoh 14: 16
·         Yang kelima, Kumpulkan harta yang didapat dari hadiah tersebut setiap saat  dan simpan – ( semua yang dilakukan manusia Tuhan Yesus catat dalam buku kehidupan) – Matius 20:1-10
·         Yang keenam, kembangkan harta yang di berikan ( kembangkan bakat yang ada serta sesuai dengan Firman Tuhan , untuk kemuliaan nama Tuhan) – Matius 25: 14-30
·         Yang ketujuh, terus kerjakan sampai mendapatkan hadiah yang lebih besar lagi . ( kerjakan sampai Tuhan Yesus  datang kembali yang ke 2) – Matius 25:1- 13

Dan  biarlah kita  bersama sama merencanakan masa depan yang terjamin dan bahkan pasti. (SLNSG)

Ayo bersama-sama datang ke Sabtu Sukacita 
Jl. Melati M.14 Duri Kosambi 

Jika butuh Akomodasi
coba hubungi : 021-41612906
0817729488,08531994024  

Allah yang dapat dikenal dan Satu hal yang kuminta @GPdIKetapang

Firman Tuhan adalah  dasar dari segala sesuatunya. Firman Tuhan  kekal dari dahulu sekarang dan masa yang akan datang. Firman Tuhan adalah pegangan kita sebagai anak anak Tuhan. Karena Firman Tuhan itu Jelas Tegas, dan Lugas. Firman Tuhan tidak akan di pengaruhi oleh keadaan dan oleh apapun.
tetapi Firman Tuhan itu dapat mengetahui, mengenal, menunjukan apa yang harus di lakukan, dan  mempengaruhi kita agar kita mendapatkan hadiah besar yang sebenarnya dari tuhan Yesus Kristus. 
Mari kita belajar besama tentang firman Tuhan, dan biarlah nama Tuhan Yesus saja yang dipuji dan dimuliakan selalu dalam kehidupan anak anak Tuhan. 
Kenali, Ikut, Belajar dan Muliakan Tuhan  
Selamat belajar Tuhan Yesus Kristus  memberkati …….
berikut adalah bahan pembelajaran dari ringkasan Khotbah tahun 2013-2014


Ringkasan Khotbah part 1

Posted On November 30, 2013

Filed under Firman, khotbah, Tuhan

Comments Dropped leave a response

ini  merupakan ringkasan  Khotbah   yang dicatat oleh Samuel liputra ( SLNSG ) 
semoga ini  bisa  menjadi rema dan pengertian yang benar akan Firman Tuhan 
Karena manusia  hidup bukan hanya dari roti saja melainkan juga dari Firman Tuhan  

Ringkasan  Part 1