Allah Turut bekerja dalam hidup Kita

Posted On April 30, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response


Mazmur 23:6  Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHANsepanjang masa.

Tuhan tidak menjanjikan lautan hidup kita selalu tenang, mulus tanpa gelombang dan kerikil tajam, tapi yang pasti dalam pergumulan seberat apapun Tuhan akan selalu menyertai kita.

Roma 8:28  Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Mendatangkan kebaikan!, bukan berarti seluruh keadaan kita harus selalu dalam keadaan baik, sebab itu bila saat ini keadaan kurang baik, kita harus tetap bisa mengucap syukur kepadaNya, sebab Dia senantiasa menyertai kita untuk memberi kekuatan dan kemampuan pada kita.

Penyertaan dan kasih sayang Tuhanlah yang membuat kita kuat dan mampu untuk bertahan melewati badai kehidupan.

Tetap setia diam dalam rumah Tuhan menikmati hadiratNya yang berlimpah limpah dengan kasih sayangNya

from Blogger http://bit.ly/2oKAT9z

Berikan yang terbaik

Posted On April 29, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Yohanes 12:3
Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu

Peristiwaa banyaknya bunga papan yang dikirim ke balaikota, mendapat tanggapan dari pelbagai kalangan, ada yang bilang ini suatu rekayasa, sesuatu yang tidak perlu dan pemborosan

Ada juga yang berkata, bukankah lebih baik dibagikan ke orang miskin dalam bentuk bagi-bagi sembako dan sebagainya

Ketika Maria meminyaki kaki Yesus dengan minyak narwastu yang mahal harganya, kurang lebih harganya sama dengan upah selama setahun, murid-murid Yesus menjadi gusar dan mengatakan pemborosan

Namun Yesus memandang hal itu dari perspekrif yang berbeda, Tuhan melihat motivasi yang murni dari Maria, yang sungguh mau memberikan yang terbaik bagi Tuhan, dia mau berterima kasih atas segala sesuatu yang Yesus lakukan bagi keluarganya

Ini salah satu kegagalan murid-murid Yesus, mereka tidak melihay nilai yang besar dalam diri Yesus, bukankah ini juga yang seringkali kita perbuat, kita memang pengikut Kristus, namun kita tidak pernah menghargai, memuja dan menyembahnya sebagai Tuhan yang layak disembah
Kita sering menomor duakan bahkan menomor tigakan Yesus, waktu kita yang sisa yang kita berikan, persembahan kita yang kurang bernilai, bahkan kalau kita punya anak yang IQ nya kurang atau yang sangat susah diatur, kita suka berdoa kepada Tuhan dan menyerahkan anak tersebut agar jadi “hamba Tuhan”, kita biasanya merasa sayang jika anak kita yang pintar, baik dan penurut, kita minta untuk jadi hamba Tuhan, semua yang sisa, yang kurang baik, kita persembahkan bagi Tuhan

Selain itu minyak yang dituangkan Maria membuat ruangan di rumah itu menjadi semerbak wanginya, menutupi segala bau lainnya, apakah yang kita perbuat juga bisa membuat nyaman sekeliling kita, mengharumkan nama Tuhan atau malah sebaliknya, apa yang kita lakukan membuat orang menutup hidungnya karena bau busuk yang kita bawa?

Berikanlah yang terbaik bagi Tuhan, karena Tuhan itu sudah memberikan yang terbaik bagi kita, Dia terlebih dahulu melayani kita

Tuhan Yesus memberkati❤ RS 

from Blogger http://bit.ly/2oHiOsU

Pengampuan menentukan hidup Kita

Posted On April 28, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Kejadian 50:20
Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

Yusuf belum dan tidak melupakan perbuatan buruk dan jahat dari saudara saudaranya, tetapi hatinya bersih sebab Yusuf sudah melepaskan pengampunan, sehingga pola pikirnya menjadi positif.

Walau diungkit ungkit masa lalunya, saudara saudara Yusuf bisa menerimanya, inilah yang dinamakan kebesaran hati dan jiwa, yang bisa mengubah keadaan yang buruk jadi baik, dari kelaparan menjadi kemakmuran.

Menjauhi orang yang pernah melukai kita adalah tanda bahwa kita belum bisa mengampuni, orang yang demikian hati dan pikirannya kerdil dan degil sehingga sulit maju dan berkembang.

 Bersikap dengan sungguh biarkan Tuhan memampukan kamu untuk mengampuni Dan menerima setiap keadaan yang telah terjadi.. Karena hidup Kita sekarang ini adalah milik Tuhan.. Tuhan Yesus Kristus pasti berikan yang terbaik untuk Kita.

Amin
EN 

from Blogger http://bit.ly/2oC0T6Y

Ada Hal indah dalam kesulitan

Posted On April 27, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

1 Korintus 10:13  Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Dalam perjalanan hidup ada saja hal yang tidak baik dialami oleh kita, siapapun kita pasti pernah kecewa dan frustasi.

Hal baik baru terasa indah ketika kita baru lolos dari kesulitan/ ujian, sebab dari situlah kita belajar bagaimana caranya untuk bersyukur.

Siang dan malam, dingin dan panas selalu datang silih berganti, bagi yang takut kegelapan kita tidak bisa mengutuki malam, demikian sebaliknya, namun ketika kita mengucap syukur maka apapun situasi dan kondisi yang kita alami akan tetap bisa dinikmati.

Orang yang mengundang Tuhan serta bersandar padaNYA  hidupnya indah, tentram, penuh dengan kenikmatan, kenyamanan, tanpa benci, dendam dan sakit hati, hatinya bergelimang dengan damai sejahtera dan sukacita.

Kejadian 50:20  Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

from Blogger http://bit.ly/2oyaR9t

JANGAN takut , Yesus membawa damai

Posted On April 26, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Yohanes 20:21 : Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.”

      Kesedihan, ketakutan dan kegalauan murid-murid Yesus pasca kematianNya membuat mereka kehilangan sukacita dan damai sejahtera. Wajar jika Kleopas dan temannya tak mampu mengenali Yesus yang telah bangkit, dalam perjalanan ke Emaus. Kesedihan yang mendalam sering membuat kita tak mampu memahami apa yang ada dan terjadi di sekitar kita.

      Sangat tepat sapaan Yesus kepada para murid yang berkata : “damai sejahtera bagi kamu”, sebab hanya perasaan damai yang mampu menghalau kesedihan dan ketakutan. Sahabatku, apa yang sedang engkau alami hari ini ? Mungkin ada perasaan galau berkecamuk karena banyak hal telah terjadi. Jangan biarkan itu membuatmu semakin terpuruk, sebab Yesus yang bangkit telah memberikan damai bagimu dan bagiku.Biarlah damai sejahtera itu menguasai hati dan pikiranmu, sehingga engkau mampu menjalani hari ini di dalam sukacita. Terpujilah  Kristus selama-lamanya. Amin
RS 

from Blogger http://bit.ly/2pggtlQ

Ampunilah

Posted On April 25, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response


Lukas 23:34a
  Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”

Hal yang paling sederhana kenapa Yesus mudah mengampuni semua kesalahan kita, karena Dia menganggap kita melakukannya tanpa sengaja diluar rencana dan pengetahuan kita.

Beda pemahaman dan pengertian inilah yang sering memicu pertikaian dan pertengkaran yang membuat kita terluka, padahal Alkitab sudah menulis secara rincik etika dan tatakrama dalam kita membangun hubungan suami istri, anak dan orang tua, atasan dan bawahan serta sesama kita.

2 Timotius 3:16  Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Taruhlah pikiran Kristus dalam hati kita, hal ini akan mengurangi konflik dan salah paham, kita akan menjadi kuat, tidak mudah terluka dan sakit hati, sehingga kita bisa menikmati perjalanan hidup dengan penuh sukacita.

Ttp semangat. Jbu
LH

from Blogger http://bit.ly/2oFaTb3

Rendah Hati

Posted On April 24, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Yohanes 13;5
Kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya, lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu

setelah makan bersama murid-murid-Nya, Yesus tiba-tiba membasuh kaki murid-murid-Nya, tentu saja apa yang dilakukan Yesus membuat murid-murid-Nya terkejut, terkesima, terpana dan tak dapat menerima

Mengapa demikian? Karena membasuh kaki hanya pantas dilakukan seorang pelayan, budak dan tidak pantas seorang guru membasuh kaki muridnya, bahkan dianggap sebagai sesuatu yang hina

Dalam khotbah yang berjudul, “Memimpin dan melayani”, Yesus justru mendemonstrasikan tugas seorang “pelayan”, Ia ingin memberi teladan bahwa Ia tak kurang, tak lebih adalah seorang “pelayan”, “Aku telah memberi teladan kepadamu”

Melayani di mata dunia sama sekali bukan pekerjaan bergengsi, oleh karena itu, melakukannya membutuhkan kerendahan hati dan penyangkalan diri, kesediaan untuk, bilamana perlu, berjongkok di bawah orang yang kita layani dan membasuh kakinya, bukan menjilat

Kerendahan hati dan penyangkalan diri bukanlah tanda kelemahan, tetapi ini adalah tanda kekuatan seseorang dalam melayani orang lain
Seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mempunyai sikap rendah hati dan mau menyangkal dirinya, bukan pemimpin yang semena-mena, loba, hanya mencari keuntungan diri sendiri, tetapi mendahulukan kepentingan orang lain

Masalahnya kita seringkali tidak mau meneladani Yesus, kita lebih suka menjadi “boss” dari pada menjadi hamba, kita bahkan tidak rela menjadi hamba dan pelayan bagi yang lain, padahal Yesus berkata, “Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu”

Tuhan Yesus memberkati❤
RS

from Blogger http://bit.ly/2ojAgDW

Jangan malas hadapi masalah

Posted On April 23, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response


Amsal 13:16
Orang cerdik bertindak dengan pengetahuan, tetapi orang bebal membeberkan kebodohan.

Orang yang hidup tanpa cita cita dan tujuan yang jelas tidak akan pernah termotifasi untuk melangkah maju, padahal dibutuhkan kecerdikan dan kemauan yang keras agar berhasil dan sukses.

Amsal 6:10  “Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring”

Orang gagal gerakannya lamban, bermalas malasan, besar mulut dan tidak pernah bertindak, menyalahkan situasi dan kondisi, segala sesuatu selalu dipandang dengan negatif dan kepasrahan.

Pengkhotbah 11:4  Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai.

Padahal dalam hujan badaipun yang paling besar  masih ada kesempatan dan berkat yang Tuhan berikan, ditengah tengah masalah kehidupan kita tetap bisa menerobos maju, asal kita mau dan memiliki keyakinan, bahwa bersama Tuhan Yesus,  kita mampu melewatinya dan akan melakukan perkara perkara yang besar.

from Blogger http://bit.ly/2oy7P0U

Ikut Rencana Tuhan pasti berhasil

Posted On April 22, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Kejadian 24:7

  TUHAN, Allah yang empunya langit, yang telah memanggil aku dari rumah ayahku serta dari negeri sanak saudaraku, dan yang telah berfirman kepadaku, serta yang bersumpah kepadaku, demikian: kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri ini — Dialah juga akan mengutus malaikat-Nya berjalan di depanmu, sehingga engkau dapat mengambil seorang isteri dari sana untuk anakku.

Keberhasilan dari sebuah tujuan bukan didapat karena usaha semata, tetapi karena penggenapan janji janji Allah, sebab janjiNya diberikan hanya kepada orang percaya yang menyerahkan hidupnya kepadaNya.

Memiliki iman… harus!, tapi apakah itu berasal dari tujuan yang kudus atau kedagingan? itu sebabnya berhati hatilah dalam menjalani kehidupan kita.

Amsal 14:12  Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Memompa keinginan karena menganggap sebagai iman adalah kenekatan, dengan cara demikian kita sepertinya sedang memaksa Tuhan untuk menuruti kehendak kita,  memang beda tipis antara iman dan keinginan kita.

Allah adalah Bapa yang baik, apapun yang terjadi bersyukurlah, sebab Dia tahu yang terbaik bagi kita.

Lukas 11:11-12  Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?

Ttp semangat. Jbu
LH

from Blogger http://bit.ly/2p1b8i6

Fokus apapun yang kita kerjakan

Posted On April 21, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Amsal 21:5 
Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.

Kehidupan orang malas cenderung bias, mereka tidak pernah bisa fokus untuk mencapai sesuatu, bahkan sama sekali tidak memiliki tujuan yang penting dalam hidupnya.
Kesuksesan tidak pernah datang begitu saja, melainkan harus dicapai dengan kerja keras dan kesungguhan hati, ada pengorbanan yang harus dibayar agar apapun yang kita lakukan bisa berhasil.
Mari intropeksi tujuan hidup kita saat ini apakah sudah jelas dan terarah, atau masih mengambang tanpa arah?
Jika kita ingin berhasil fokuslah dengan hal apapun yang kita kerjakan, jangan bias!, buatlah rancangan dan persiapan yang matang sebelum kita memulainya, jangan lupa berdoa dan menyertakan Tuhan didalamnya.
Bersama Tuhan kita memiliki pikiran yg berdasar atas iman yang akan memacu gairah kita menuju keberhasilan nyata bukan semu.
Lakukan dengan rajin dan sungguh sungguh, Tuhan akan mengurapi dan memberkati semua yang kita lakukan menjadi berhasil.
Ttp semangat. Jbu
NWB

from Blogger http://bit.ly/2p0RSUj

Laman Berikutnya »