JANGAN takut , Yesus membawa damai

Posted On April 26, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Yohanes 20:21 : Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.”

      Kesedihan, ketakutan dan kegalauan murid-murid Yesus pasca kematianNya membuat mereka kehilangan sukacita dan damai sejahtera. Wajar jika Kleopas dan temannya tak mampu mengenali Yesus yang telah bangkit, dalam perjalanan ke Emaus. Kesedihan yang mendalam sering membuat kita tak mampu memahami apa yang ada dan terjadi di sekitar kita.

      Sangat tepat sapaan Yesus kepada para murid yang berkata : “damai sejahtera bagi kamu”, sebab hanya perasaan damai yang mampu menghalau kesedihan dan ketakutan. Sahabatku, apa yang sedang engkau alami hari ini ? Mungkin ada perasaan galau berkecamuk karena banyak hal telah terjadi. Jangan biarkan itu membuatmu semakin terpuruk, sebab Yesus yang bangkit telah memberikan damai bagimu dan bagiku.Biarlah damai sejahtera itu menguasai hati dan pikiranmu, sehingga engkau mampu menjalani hari ini di dalam sukacita. Terpujilah  Kristus selama-lamanya. Amin
RS 

from Blogger http://bit.ly/2pggtlQ

Ampunilah

Posted On April 25, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response


Lukas 23:34a
  Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”

Hal yang paling sederhana kenapa Yesus mudah mengampuni semua kesalahan kita, karena Dia menganggap kita melakukannya tanpa sengaja diluar rencana dan pengetahuan kita.

Beda pemahaman dan pengertian inilah yang sering memicu pertikaian dan pertengkaran yang membuat kita terluka, padahal Alkitab sudah menulis secara rincik etika dan tatakrama dalam kita membangun hubungan suami istri, anak dan orang tua, atasan dan bawahan serta sesama kita.

2 Timotius 3:16  Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Taruhlah pikiran Kristus dalam hati kita, hal ini akan mengurangi konflik dan salah paham, kita akan menjadi kuat, tidak mudah terluka dan sakit hati, sehingga kita bisa menikmati perjalanan hidup dengan penuh sukacita.

Ttp semangat. Jbu
LH

from Blogger http://bit.ly/2oFaTb3

Rendah Hati

Posted On April 24, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Yohanes 13;5
Kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya, lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu

setelah makan bersama murid-murid-Nya, Yesus tiba-tiba membasuh kaki murid-murid-Nya, tentu saja apa yang dilakukan Yesus membuat murid-murid-Nya terkejut, terkesima, terpana dan tak dapat menerima

Mengapa demikian? Karena membasuh kaki hanya pantas dilakukan seorang pelayan, budak dan tidak pantas seorang guru membasuh kaki muridnya, bahkan dianggap sebagai sesuatu yang hina

Dalam khotbah yang berjudul, “Memimpin dan melayani”, Yesus justru mendemonstrasikan tugas seorang “pelayan”, Ia ingin memberi teladan bahwa Ia tak kurang, tak lebih adalah seorang “pelayan”, “Aku telah memberi teladan kepadamu”

Melayani di mata dunia sama sekali bukan pekerjaan bergengsi, oleh karena itu, melakukannya membutuhkan kerendahan hati dan penyangkalan diri, kesediaan untuk, bilamana perlu, berjongkok di bawah orang yang kita layani dan membasuh kakinya, bukan menjilat

Kerendahan hati dan penyangkalan diri bukanlah tanda kelemahan, tetapi ini adalah tanda kekuatan seseorang dalam melayani orang lain
Seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mempunyai sikap rendah hati dan mau menyangkal dirinya, bukan pemimpin yang semena-mena, loba, hanya mencari keuntungan diri sendiri, tetapi mendahulukan kepentingan orang lain

Masalahnya kita seringkali tidak mau meneladani Yesus, kita lebih suka menjadi “boss” dari pada menjadi hamba, kita bahkan tidak rela menjadi hamba dan pelayan bagi yang lain, padahal Yesus berkata, “Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu”

Tuhan Yesus memberkati❤
RS

from Blogger http://bit.ly/2ojAgDW

Jangan malas hadapi masalah

Posted On April 23, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response


Amsal 13:16
Orang cerdik bertindak dengan pengetahuan, tetapi orang bebal membeberkan kebodohan.

Orang yang hidup tanpa cita cita dan tujuan yang jelas tidak akan pernah termotifasi untuk melangkah maju, padahal dibutuhkan kecerdikan dan kemauan yang keras agar berhasil dan sukses.

Amsal 6:10  “Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring”

Orang gagal gerakannya lamban, bermalas malasan, besar mulut dan tidak pernah bertindak, menyalahkan situasi dan kondisi, segala sesuatu selalu dipandang dengan negatif dan kepasrahan.

Pengkhotbah 11:4  Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai.

Padahal dalam hujan badaipun yang paling besar  masih ada kesempatan dan berkat yang Tuhan berikan, ditengah tengah masalah kehidupan kita tetap bisa menerobos maju, asal kita mau dan memiliki keyakinan, bahwa bersama Tuhan Yesus,  kita mampu melewatinya dan akan melakukan perkara perkara yang besar.

from Blogger http://bit.ly/2oy7P0U

Ikut Rencana Tuhan pasti berhasil

Posted On April 22, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Kejadian 24:7

  TUHAN, Allah yang empunya langit, yang telah memanggil aku dari rumah ayahku serta dari negeri sanak saudaraku, dan yang telah berfirman kepadaku, serta yang bersumpah kepadaku, demikian: kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri ini — Dialah juga akan mengutus malaikat-Nya berjalan di depanmu, sehingga engkau dapat mengambil seorang isteri dari sana untuk anakku.

Keberhasilan dari sebuah tujuan bukan didapat karena usaha semata, tetapi karena penggenapan janji janji Allah, sebab janjiNya diberikan hanya kepada orang percaya yang menyerahkan hidupnya kepadaNya.

Memiliki iman… harus!, tapi apakah itu berasal dari tujuan yang kudus atau kedagingan? itu sebabnya berhati hatilah dalam menjalani kehidupan kita.

Amsal 14:12  Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Memompa keinginan karena menganggap sebagai iman adalah kenekatan, dengan cara demikian kita sepertinya sedang memaksa Tuhan untuk menuruti kehendak kita,  memang beda tipis antara iman dan keinginan kita.

Allah adalah Bapa yang baik, apapun yang terjadi bersyukurlah, sebab Dia tahu yang terbaik bagi kita.

Lukas 11:11-12  Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?

Ttp semangat. Jbu
LH

from Blogger http://bit.ly/2p1b8i6

Fokus apapun yang kita kerjakan

Posted On April 21, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Amsal 21:5 
Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.

Kehidupan orang malas cenderung bias, mereka tidak pernah bisa fokus untuk mencapai sesuatu, bahkan sama sekali tidak memiliki tujuan yang penting dalam hidupnya.
Kesuksesan tidak pernah datang begitu saja, melainkan harus dicapai dengan kerja keras dan kesungguhan hati, ada pengorbanan yang harus dibayar agar apapun yang kita lakukan bisa berhasil.
Mari intropeksi tujuan hidup kita saat ini apakah sudah jelas dan terarah, atau masih mengambang tanpa arah?
Jika kita ingin berhasil fokuslah dengan hal apapun yang kita kerjakan, jangan bias!, buatlah rancangan dan persiapan yang matang sebelum kita memulainya, jangan lupa berdoa dan menyertakan Tuhan didalamnya.
Bersama Tuhan kita memiliki pikiran yg berdasar atas iman yang akan memacu gairah kita menuju keberhasilan nyata bukan semu.
Lakukan dengan rajin dan sungguh sungguh, Tuhan akan mengurapi dan memberkati semua yang kita lakukan menjadi berhasil.
Ttp semangat. Jbu
NWB

from Blogger http://bit.ly/2p0RSUj

Identitasku

Posted On April 20, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response


1 Korintus 10:29
Yang aku maksudkan dengan keberatan-keberatan bukanlah keberatan-keberatan hati nuranimu sendiri, tetapi keberatan-keberatan hati nurani orang lain itu. Mungkin ada orang yang berkata: “Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurani orang lain?

Kebebasan yang kita miliki memang anugerah istimewa, akan tetapi ada faktor-faktor yang mempengaruhi identitas diri kita.

1 Korintus 6:19  Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

Tubuh adalah faktor pertama yang harus kita perhatikan, baik secara jasmani dan rohani, bila tubuh sehat tentunya kita bisa menjalani kehidupan ini senyaman mungkin.

Amsal 18:24  Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara.

Hubungan dalam pergaulan juga sangat berpengaruh dan menentukan jalan hidup kita, seseorang yang memiliki mentor yang baik, akan baik pula jalan hidupnya.

Ibrani 12:4  Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.

Hidup adalah pergumulan, bila tidak mau kebablasan maka Tuhan memberi kita rambu rambu yang membatasi kebebasan kita, hal ini bukan berarti Tuhan membatalkan kebebasan yang kita miliki akan tetapi membantu kita agar hidup kita jadi lebih mudah.

2 Petrus 3:11  Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup

Pemahaman tentang jalan kehidupan sangat mempengaruhi suasana hati dan pikiran, bila benar maka kita akan dengan rela hati melakukan segala perintahNya, prilaku yang demikian akan mendatangkan damai sejahtera dan sukacita.

Ttp semangat. Jbu
KH

from Blogger http://bit.ly/2pEe9oA

Andalkan Tuhan.

Posted On April 18, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Filipi 4:13
  Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Iman menjadi dasar dan landasan yang kuat untuk membawa kita memasuki penggenapan janji janjiNya dalam hidup kita.

Melalui kematian Yesus kita ditebus dari dosa dan kutuk, kita dilayakan dan dibenarkan sehingga iman kita semakin hari semakin teguh dan kuat.

Lawan segala intimidasi iblis melalui pujian dan tetap memperkatakan Firman jadilah sebagai pemenang Dan saksikan Kepada orang lain.

Ttp semangat. Jbu
Lh

from Blogger http://bit.ly/2pLsJKg

Dia bangkit Dan Mari bersaksi

Posted On April 17, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Markus 16:5-6
: “Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Mereka pun sangat terkejut, tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: “Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia

      Menakjubkan … kubur batu itu tak mampu menahan tubuhNya dari kebangkitan, kain kafan dan kain peluh terlipat rapih menjadi bukti bahwa IA telah bangkit dan hidup, batu penutup kubur yang termeterai seolah luluh tak sanggup menahan kuasaNya … Halleluya, Kristus telah bangkit.

      Sahabatku, jika engkau percaya akan kebangkitanNya, maka engkau adalah orang yang paling berbahagia, sebab kebangkitanNya telah memberikan hidup baru yang dibenarkan dan dikuduskan. Hidup kita yang lama telah tersalib dan mati bersama Kristus, hidup yang baru telah terbit bersama kebangkitanNya.

 Jika hari ini engkau merayakan kebangkitanNya yang ajaib, maka jangan tahankan mulutmu untuk memuji dan menyembahNya. Agungkan DIA dengan pujian, rayakan kebangkitanNya dengan sorak sorai. Serta saksikan Kepada orang di sekitar bahwa Yesus Hidup Dan Dia dapat menolong Kita semua.. haleluya

Happy Passover and God bless you all.

from Blogger http://bit.ly/2pGKhXQ

JANGAN SEBUT LAGI HAPPY EASTER!

Posted On April 16, 2017

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

PASKAH dlm bhs Inggris terjemahan King James adalah PASSOVER.

*Easter = Paskah ??? NO..!!!!!*
Patut diketahui, supaya tidak salah..

Kata Easter berasal dari kata “Ishtar” dimana Ishtar adalah perayaan kebangkitan seorang dewa bernama Tamus. Siapakah Tamus?

Salah satu anak Nuh bernama Ham. memiliki seorang anak bernama Cush dan menikah dengan seorang wanita bernama Semiramis. Cush dan Semiramis memiliki seorang putra bernama Nimrod (Kej 10:8-10).

Nimrod dalam bahasa Ibrani berarti ‘pemberontak’. Nimrod adalah pencipta sistem Babilonia dimana ia menciptakan tatanan pemerintahan dan hukum dasar perdagangan ekonomi.

Nimrod adalah orang pertama yang memperkenalkan penyembahan setan (satanic worship). Nimrod begitu bejat sampai ia bersetubuh dengan ibu kandungnya sendiri yaitu Semiramis. Sang ibu kemudian hamil dan melahirkan anak bernama Tamus.

Ketika Nimrod meninggal, Semiramis mendoktrinasi pengikutnya bahwa Nimrod telah naik ke tahtanya di matahari dan harus dipuja sebagai Baal yaitu sang dewa matahari. Semiramis sendiri menyatakan bahwa ia datang di Bumi melalui peristiwa dimana ia turun dari bulan dan ‘mendarat’ di sungai Efrat ( Irak). Peristiwa ini dinamai Ishtar, Easter.

Nimrod yang dipuja sebagai dewa matahari,
Semiramis dipuja orang sebagai dewa bulan,
Tamus disembah dgn gelar Queen of Heaven atau Ratu Surga (Yeremia 7:18 dan Yeremia 44:17-25).

Pada Alkitab bahasa inggris, kata “Paskah” diterjemahkan sebagai *”Passover” bukan “Easter”.* (Matius 26:17-19 )
Kesimpulan

Paskah atau Passover yang kita rayakan adalah perayaan kebangkitan Yesus Kristus mengalahkan kematian sdgkan Easter (atau Ishtar) adalah perayaan kebangkitan seorang dewa bernama Tamus.

Kita sbg orang Percaya hanya merayakan: Paskah – Pesach – Passover.
Dan BUKAN easter!

Kita mengucapkan: Hag Pesach Sameach / Selamat Paskah.
*Happy Passover* BUKAN Happy easter.

Jangan salah mengucapkan !!
God bless you. GPS

from Blogger http://bit.ly/2pkkgkB

Laman Berikutnya »