Berkat TUHAN

Posted On Februari 22, 2018

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Amsal 10:22  Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.

Orang bijak dapat memilih dan mengatur prioritas dalam hidupnya, ada waktu untuk berkarir ada waktu untuk merenung dan ada waktu pula untuk melayani Tuhan.

Pengertian melayani Tuhan yang terutama ialah menyenangkan hatiNya, yang harus kita lakukan secara konsisten didalam segala waktu dan keadaan.

Mazmur 127:2  Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah — sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

Secara umumTuhan sayang kepada semua kita, secara khusus hanya orang tertentu yang dicintaiNya, siapa itu? Orang orang yang dikenanNya! Yaitu orang orang yang bergaul karib denganNya.

Jadi berusahalah sungguh sungguh untuk menjadi orang yang berkenan kepada Tuhan, beribadahlah kepadaNya secara konsisten dan teratur, baik saat hujan maupun panas, mudah atau sulit, apapun situasi kita saat ini tetap carilah Tuhan.

Tetap semangat, sYtY

New seven Generation's artikel

(function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){
(i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
})(window,document,’script’,’https://www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’);

ga(‘create’, ‘UA-6637981-18’, ‘auto’);
ga(‘send’, ‘pageview’);

from Blogger http://bit.ly/2BFmdxT

Iklan

tahun yang sukar

Posted On Februari 21, 2018

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Yohanes 5:8-9  Kata Yesus kepadanya: “Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah.” Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.

Banyak orang mengatakan bahwa tahun ini adalah tahun yang sukar, sehingga sebagian besar dari mereka diam ditempat alias tidak melakukan apapun, bila kita menunggu apakah kita dapat memperoleh sesuatu?

Dalam pertandingan orang yang bertahan tidak pernah bisa menjadi pemenang, hanya orang yang berani menyerang yang bisa menjadi pemenangnya, demikian pula kita, jika hanya menunggu sampai kapan bisa meraih janji janji Allah.

Jika kita percaya! Bangkit dan berjalanlah! Bangkit dari kelumpuhan ekonomi, bangkit dari keterpurukan mental, bangkit dari keterpurukan iman, percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati.

Disaat kita melangkah, Tuhan yang akan memimpin dan berjalan didepan kita, berdoa dalam ucapan syukur atas penyertaan dan kasih karuniaNya yang begitu berlimpah limpah.

Ayub 37:5  Allah mengguntur dengan suara-Nya yang mengagumkan; Ia melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak tercapai oleh pengetahuan kita;

Tyhan Yesus memberkati 

New seven Generation's artikel

(function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){
(i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
})(window,document,’script’,’https://www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’);

ga(‘create’, ‘UA-6637981-18’, ‘auto’);
ga(‘send’, ‘pageview’);

from Blogger http://bit.ly/2CxDJRv

Bertolong-tolonganlah

Posted On Februari 20, 2018

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Kejadian 2:18
 TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Dimulai dari suami istri, keluarga, persahabatan sampai kelingkungan, kota, bangsa dan negara dan bangsa bangsa kita tetap saling membutuhkan.

Tuhan tidak menciptakan manusia seorang diri, jadi sadarilah bahwa kita tidak akan mampu hidup sendiri, kita tetap butuh orang lain untuk memenuhi kebutuhan kita.

Dalam interaksi komunikasi harus dilakukan lebih dari dua orang, bila sendirian maka kita akan dianggap orang gila yang bicara sendirian tanpa lawan bicaranya.

Galatia 6:2  Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

Dalam interaksi sosial kita membutuhkan orang lain untuk menutupi kekurangan dan berbagi kelebihan kita.

1 Petrus 4:10  Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.

Jangan kuper (kurang pergaulan) Tuhan sangat mengenali manusia ciptaanNya, jika kita tidak mau hidup dalam masalah, bergaulah; lalu saling mendukung sesuai dengan talenta yang kita miliki, maka hidup pasti akan terasa lebih indah dan nikmat.

Tetap semangat, sYtY

New seven Generation's artikel

(function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){
(i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
})(window,document,’script’,’https://www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’);

ga(‘create’, ‘UA-6637981-18’, ‘auto’);
ga(‘send’, ‘pageview’);

from Blogger http://bit.ly/2BCsfzo

Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya

Posted On Februari 19, 2018

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Lukas 12:16, 19 
Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: “Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!

Ketenangan, damai sejahtera dan sukacita hanya ada didalam Tuhan, bukan uang dan harta, sebagai orang percaya kita harus meletakkan hidup dan masa depan kita hanya pada Tuhan.

2 Petrus 3:9  Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Tujuan akhir kita adalah keselamatan kekal yaitu masuk sorga, bukan yang lain, itu sebabnya jangan ijinkan hati dan pikirkan kita terkecoh pada hal hal lain yang tidak abadi, jadi fokuslah kepada janji Tuhan, sebab Dia tidak pernah lalai atau lupa untuk menggenapi janji janjiNya kepada kita semua.

2 Petrus 3:11  Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup

Jangan menyalah gunakan kesempatan dari Tuhan, mulai saat ini kembalilah kepadaNya, tujukan prioritas hidup kita pada kekekalan bukan yang lain, sebab kita tidak tahu kapan waktunya kita dipanggil pulang

Lukas 12:20  Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?

Tetap semangat, sYtY

New seven Generation's artikel

(function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){
(i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
})(window,document,’script’,’https://www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’);

ga(‘create’, ‘UA-6637981-18’, ‘auto’);
ga(‘send’, ‘pageview’);

from Blogger http://bit.ly/2EMUj53

semuanya berasal dari Allah

Posted On Februari 18, 2018

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Mazmur 127:2
 Sia sialah kamu bangun pagi pagi dan duduk duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah , sebab Ia memberikannya kepada yang dicintaiNya pada tidur.

Kita sering lupa bahwa alam semesta dan dunia tempat kita tinggal adalah milik Tuhan, Dialah Allah Sang Pencipta, dan Dia memiliki kuasa mutlak untuk melakukan apapun juga sesuai dengan kehendakNya.

Kita juga lupa bahwa manusia diciptakan untuk senantiasa memuji dan menyembah Dia, bahwa kita ini milikNya yang tidak boleh berbuat sekehendaknya, walau Tuhan sudah memberi kehendak bebas kepada semua kita.

Jadi mazmur 127:2 menunjukkan ada manusia  yang dicintai Allah dan ada pula yang tidak dicintai Allah, memang Tuhan mengasihi seluruh manusia

Jika kita mengerti bahwa semuanya berasal dari Allah, tentunya kita akan memprioritaskan hidup kita untuk menyenangkan Dia, bila dilakukan dengan kesungguhan hati akan mendatangkan perkenanNya.

Tetap semangat, sYtY

New seven Generation's artikel

(function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){
(i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
})(window,document,’script’,’https://www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’);

ga(‘create’, ‘UA-6637981-18’, ‘auto’);
ga(‘send’, ‘pageview’);

from Blogger http://bit.ly/2EOAUAs

Ketaatan

Posted On Februari 17, 2018

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Keluaran 4:2 
TUHAN berfirman kepadanya: “Apakah yang di tanganmu itu?” Jawab Musa: “Tongkat.”

Minder atau rendah diri menghalangi rencana dan kuasa Tuhan bekerja melalui hidup kita, padahal Tuhan ingin memakai setiap kita menjadi alat bagi kemuliaanNya.

Jangan memandang remeh, kemampuan dan potensi diri kita, sebab ditangan Tuhan semuanya akan dilipat gandakan menjadi luar biasa.

Keluaran 4:3  Firman TUHAN: “Lemparkanlah itu ke tanah.” Dan ketika dilemparkannya ke tanah, maka tongkat itu menjadi ular, sehingga Musa lari meninggalkannya.

Taatilah seluruh perintah Tuhan, maka kita akan diberi kuasa untuk mengendalikan semua berkat dan kuasaNya.

Keluaran 4:4  Tetapi firman TUHAN kepada Musa: “Ulurkanlah tanganmu dan peganglah ekornya” — Musa mengulurkan tangannya, ditangkapnya ular itu, lalu menjadi tongkat di tangannya

New seven Generation's artikel

(function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){
(i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
})(window,document,’script’,’https://www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’);

ga(‘create’, ‘UA-6637981-18’, ‘auto’);
ga(‘send’, ‘pageview’);

from Blogger http://bit.ly/2szQxqB

Sukacita dari Tuhan

Posted On Februari 16, 2018

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Mazmur 86:4 
Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku.

Ada seorang bapak setengah baya bekerja sebagai pemulung.

Namun ada sesuatu yang istimewa dari bapak ini. Dia selalu tersenyum dan menganggukkan kepala sepertinya memberi salam bila bertemu. Wajahnya ceria dan full senyum. Saya merasa “kalah” ceria dengan bapak ini.

Setiap melihat bapak ini saya seolah diingatkan untuk ceria dan bersukacita. Namun tentu tidak bisa jugalah dipaksakan rasa sukacita itu. Bagaimana caranya?

Pagi ini kita diingatkan bahwa sukacita sepenuhnya berasal dari Tuhan. Tuhanlah PEMILIK sukacita sempurna. Karena itu pemazmur Daud dalam doanya mengatakan, “… … sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku”

Tuhan telah mencari kita.
Tuhan telah mengangkat kita.
Tuhan telah selamatkan kita.

Sebab itu marilah… kitapun bersama dengan doa Daud berseru: “… … sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku” untuk menghadapi hidup ini.

Keadaan-keadaan kita sering berubah-ubah dan sekeliling kitapun demikian adanya. Jangan biarkan diri kita kalah terhadap setiap situasi dengan kehilangan sukacita dan damai sejahtera.

Seperti halnya bapak pemulung itu… marilah kita juga menjadikan diri dan hidup kita sebagai inspirasi dan pemberi semangat bagi setiap orang untuk beroleh sukacita dan pengharapan… pengharapan di dalam Yesus Kristus.

Para sahabat… ayo… tetap semangat… semangat… !!!

Selamat berlibur…
Selamat beraktifitas…
Selamat melayani…

Tuhan memberkati. Amin

Teriring salam dan doa.

New seven Generation's artikel

(function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){
(i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
})(window,document,’script’,’https://www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’);

ga(‘create’, ‘UA-6637981-18’, ‘auto’);
ga(‘send’, ‘pageview’);

from Blogger http://bit.ly/2svzKoT

SEMUA DISEDIAKAN ALLAH

Posted On Februari 15, 2018

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

1 Korintus 2:9
Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

“Kasih Tuhan” tidak bersyarat mengasihi semua orang, orang jahat dan orang baik dikasihi Tuhan. “Berkat Tuhan, Mujizat serta Keselamatan” ada syaratnya.

Semua disediakan Allah untuk: “Mereka yang Mengasihi Dia”. Tidak semua orang mengasihi atau mencintai Tuhan. Bukti seorang mengasihi Tuhan — melakukan perintah Tuhan.

Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Syaratnya untuk menerima apa yang disediakan Allah: “Percaya kepada Tuhan” dan mengasihi Tuhan. Orang yang percaya kepada Tuhan Yesus tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal yaitu keselamatan.

Inilah bukti kasih Tuhan atas dunia ini, agar semua orang tidak masuk neraka tetapi “Percaya Yesus”, masuk Sorga. Orang yang sakit, Orang yang memiliki persoalan, Orang yang kekurangan secara ekonomi, kalau kita “Percaya Yesus” pasti menerima Mujizat.

Semua disediakan Allah bagi mereka yang mengasihi Dia. Orang yang mengasihi Tuhan akan menerima berkat yang sediakan Allah, berkat apa?

@Mata
Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata. Mungkin selama ini orang melihat masalah yang besar, mungkin orang melihat penyakitnya sudah parah tidak ada obatnya lagi, mungkin juga orang melihat penderitaan dan kesusahan hidup. Semua disediakan Tuhan untuk mereka yang mengasihi Dia.

@Telinga
Apa yang tidak pernah didengar oleh telinga. Berkat Tuhan bisa terhalang waktu kita mendengar hal-hal yang melemahkan iman kita. Iman timbul dari pendengaran akan Firman Tuhan (Roma 10:17). Semua disediakan Tuhan untuk mereka yang mengasihi Dia.

@Hati
Yang tidak pernah timbul didalam hati manusia. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah, manusia melihat didepan mata tetapi Tuhan melihat hati (1 Samuel 16:7b). Hati yang bersih, hati yang murni, hati yang mengasihi Tuhan — semua disediakan Tuhan untuk mereka yang mengasihi Dia.

“Marilah kita mengasihi Tuhan, karena Tuhan terlebih dahulu mengasihi kepada kita”.

New seven Generation's artikel

(function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){
(i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
})(window,document,’script’,’https://www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’);

ga(‘create’, ‘UA-6637981-18’, ‘auto’);
ga(‘send’, ‘pageview’);

from Blogger http://bit.ly/2nXA9M3

Bila tekanan hidup terasa berat,

Posted On Februari 14, 2018

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Markus 15:34  Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Ditengah tekanan dan penderitaan menanggung beban dan dosa manusia, Yesus sendiri pernah merasakan ditinggalkan sendirian oleh Bapa disurga, demikian pula kita!  bila tekanan hidup terasa berat, penderitaan dan pergumulan datang silih berganti, kita boleh saja berteriak kepadaNya.

Ratapan 3:4-7  Ia menyusutkan dagingku dan kulitku, tulang-tulangku dipatahkan-Nya. Ia mendirikan tembok sekelilingku, mengelilingi aku dengan kesedihan dan kesusahan. Ia menempatkan aku di dalam gelap seperti orang yang sudah lama mati. Ia menutup segala jalan ke luar bagiku, Ia mengikat aku dengan rantai yang berat.

Jangan pendam rasa sakit sebab itu hanya melukai diri kita sendiri, jujurlah kepada Tuhan, kalau mau berteriak…berteriaklah kepadaNya, Allah tidak pernah takut untuk mendengarkan segala bentuk protes dan erangan kita.

Namun ketahuilah Allah tidak berhutang jawaban kepada kita, walau demikian Allah tetap mengasihi kita, Dia tetap menjaga dan memelihara kita, sedetikpun Dia tidak pernah meninggalkan kita.

New seven Generation's artikel

(function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){
(i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
})(window,document,’script’,’https://www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’);

ga(‘create’, ‘UA-6637981-18’, ‘auto’);
ga(‘send’, ‘pageview’);

from Blogger http://bit.ly/2o7v9DA

DUA PRIBADI YANG DATANG

Posted On Februari 13, 2018

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Yohanes 10:10
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Dua pribadi yang datang yaitu: Pencuri atau Iblis dan Tuhan Yesus. Kedua pribadi memiliki perbedaan yang sangat berbeda sekali. Pencuri atau Iblis datang mencuri, membunuh dan membinasakan sedangkan Tuhan Yesus datang memberikan hidup yang berkelimpahan.

Waktu Yesus lahir, Herodes dipakai Iblis untuk membunuh anak-anak yang berumur dua tahun kebawah (Mat.2:16-18). Yesus datang memberi hidup

Natal, Tuhan datang sebagai manusia dengan tujuan untuk menyelamatkan manusia dari perbuatan Iblis. Agar manusia tidak dicuri, tidak dibunuh dan tidak dibinasakan melainkan beroleh hidup berkelimpahan dibumi dan hidup kekal di Sorga.

Di dalam Yohanes 1:10-12 ada 3 hal:
1. Ada orang yang tidak mengenal Tuhan (Yohanes 1:10). Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah (Hos.4:6). Di usir Tuhan tidak mengenal Tuhan (Mat.7:23).

2. Ada orang yang tidak menerima Tuhan (Yoh.1:11). Kebanyakan orang Yahudi tidak menerima Tuhan. Orang yang menolak Yesus tidak mengalami Mujizat.

3. Ada orang yang menerima Tuhan (Yoh.1:12). Orang yang menerima Yesus diberi-Nya kuasa untuk menjadi Anak-anak Allah. Kuasa yang Tuhan berikan untuk menerima Mujizat.

Natal, Tuhan datang memberikan hidup yang kelimpahan dibumi dan hidup kekal di Sorga dengan syarat menerima Tuhan sebagai Tuhan dan Juruselamat.

New seven Generation's artikel

(function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){
(i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
})(window,document,’script’,’https://www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’);

ga(‘create’, ‘UA-6637981-18’, ‘auto’);
ga(‘send’, ‘pageview’);

from Blogger http://bit.ly/2Ezx8Lr

Laman Berikutnya »